MAN IC Bangka Tengah Juara LCC MPR Babel, Maju ke Tingkat Nasional

MAN IC Bangka Tengah Juara LCC MPR Babel, Maju ke Tingkat Nasional – Jakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Bangka Tengah. Sekolah unggulan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini berhasil keluar sebagai juara dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) tingkat provinsi tahun 2026. Keberhasilan ini mengantarkan MAN IC Bangka Tengah melaju ke tingkat nasional. Mereka akan mewakili Provinsi Bangka Belitung dalam kompetisi LCC Empat Pilar MPR RI yang akan digelar di Jakarta pada Agustus mendatang.

Baca Juga: Pesan Rektor UI di Hardiknas 2026: Pendidikan Harus Inklusif untuk Semua

Kemenangan Gemilang di Babak Final

LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berlangsung sengit di Hotel Soll Marina pada Sabtu (2/5/2026). Kepala Biro Sekretariat Pimpinan MPR RI, Agus Subagyo, mengumumkan langsung hasil akhir kompetisi tersebut.

MAN IC Bangka Tengah berhasil mengungguli pesaing-pesaing beratnya. Mereka mencatatkan skor tertinggi dengan 105 poin. Posisi kedua ditempati oleh SMA Santo Yosef Pangkalpinang dengan 75 poin, sementara SMA Negeri 1 Pemali meraih 65 poin untuk posisi ketiga.

“Dengan demikian, MAN Insan Cendekia Bangka Tengah resmi menjadi pemenang babak Final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi dan berhak mewakili Bangka Belitung ke Tingkat Nasional di Jakarta,” ujar Agus Subagyo dalam keterangan tertulis, Minggu (3/5/2026).

Perjalanan Panjang Menuju Gelar Juara

Gelar juara ini tidak diraih secara instan. Kompetisi LCC Empat Pilar 2026 diawali dari tingkat kabupaten/kota yang diikuti oleh ratusan sekolah di seluruh Bangka Belitung. Proses penyisihan yang ketat akhirnya menyisakan sembilan sekolah terbaik untuk bertanding di tingkat provinsi.

Sembilan sekolah tersebut kemudian dibagi ke dalam tiga sesi penyisihan. Pada sesi pertama, MAN IC Bangka Tengah bertanding melawan SMA Negeri 1 Sungailiat dan SMA Negeri 1 Mendo Barat. Sesi kedua mempertemukan SMA Negeri 1 Manggar, SMA Negeri 1 Pemali, dan SMA Negeri 2 Tanjung Pandan. Sesi ketiga diikuti oleh SMA Santo Yosef Pangkalpinang, SMA Negeri 1 Toboali, dan SMK Negeri 1 Toboali.

Dalam setiap sesi, para peserta diuji melalui tiga tantangan utama. Pertama, sesi Wawasan Empat Pilar dengan sistem pertanyaan bergilir. Kedua, sesi tematik berupa adu argumen pro-kontra yang menguji kemampuan berpikir kritis peserta. Ketiga, sesi rebutan yang menguji ketangkasan dan kecepatan individu dalam menjawab pertanyaan.

Dari tahapan seleksi yang ketat ini, terpilihlah tiga finalis terbaik: MAN Insan Cendekia Bangka Tengah, SMA Santo Yosef Pangkalpinang, dan SMA Negeri 1 Pemali.

Babak Final yang Menegangkan

Pertarungan di babak final berlangsung sangat ketat. Dewan juri yang bertugas terdiri dari tiga orang terpercaya, yaitu Kepala Biro Pengkajian Konstitusi MPR RI Dyastasita WB, Kepala Biro Sekretariat Pimpinan MPR RI Agus Subagyo, serta Plt Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Deswarman.

Meskipun persaingan berlangsung alot, semangat juang dan sportivitas tetap dijunjung tinggi oleh seluruh peserta hingga kompetisi berakhir dengan kemenangan gemilang bagi MAN IC Bangka Tengah.

Target Lebih Tinggi di Final Nasional

Ini bukan pertama kalinya MAN IC Bangka Tengah menembus final nasional. Guru pendamping tim, Dra. Kamsiah, M.Pd, mengungkapkan bahwa tahun lalu sekolah yang sama berhasil meraih peringkat ketiga di kancah nasional.

“Ini kedua kalinya kami masuk final nasional. Tahun lalu kami juara tiga nasional. Harapan kami tahun ini bisa membawa hasil yang lebih baik lagi, tidak hanya untuk sekolah tetapi juga untuk Provinsi Bengkulu,” ujarnya.

Keberhasilan ini, menurut Kamsiah, tidak terlepas dari persiapan panjang yang matang. Para siswa telah menjalani latihan intensif sejak jauh hari.

“Saya selalu tekankan kepada anak-anak, kalau ingin berhasil harus kerja keras. Rasa capek dan tantangan kami jalani bersama. Untuk final nasional nanti, kami akan memperdalam lagi wawasan mereka karena lawan yang dihadapi adalah juara-juara dari seluruh provinsi,” tuturnya.

LCC Empat Pilar: Memperkuat Wawasan Kebangsaan

Ajang LCC Empat Pilar MPR RI merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Sekretariat Jenderal MPR RI. Program ini rutin digelar setiap tahun sebagai bagian dari sosialisasi nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Empat pilar tersebut meliputi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), yang membuka langsung kompetisi ini, menekankan bahwa Bengkulu memiliki nilai historis penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Beliau mengingatkan peran Bengkulu dalam sejarah kemerdekaan, termasuk keterkaitannya dengan Fatmawati dan Soekarno.

“Bengkulu bukan sekadar nama. Ini adalah provinsi yang merekatkan ingatan sejarah dan kebersamaan kita, baik dalam konteks lokal maupun nasional, terutama dalam perjuangan menghadirkan Indonesia merdeka,” kata HNW.

HNW juga menegaskan pentingnya memahami Empat Pilar secara substantif, bukan hanya sekadar hafalan. “Lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi bagian dari metode dan strategi MPR untuk menyampaikan nilai-nilai Empat Pilar MPR kepada generasi muda/pelajar secara lebih menarik dan interaktif,” ujarnya.

Persiapan Menuju Final Nasional

Dengan raihan juara tingkat provinsi, MAN IC Bangka Tengah kini membawa misi besar di kancah nasional. Persiapan akan semakin ditingkatkan mengingat lawan-lawan yang dihadapi nantinya merupakan tim-tim terbaik dari seluruh Indonesia.

Final Nasional LCC Empat Pilar MPR RI 2026 dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Agustus mendatang, bertepatan dengan peringatan Hari Konstitusi. Semangat dan pengalaman dari tahun sebelumnya menjadi modal berharga bagi tim asal Bangka Belitung ini untuk kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Tentang LCC Empat Pilar MPR RI

LCC Empat Pilar MPR RI merupakan program resmi MPR RI yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari sosialisasi nilai-nilai kebangsaan. Program ini mulai digalakkan sejak era reformasi, khususnya setelah amandemen Undang-Undang Dasar 1945.

Selain lomba cerdas cermat, MPR juga melakukan berbagai metode sosialisasi lain, seperti pelatihan untuk guru dan dosen (training of trainers), seminar, dialog, hingga kegiatan debat dan outbound bagi mahasiswa. Semua ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika kepada generasi muda Indonesia.


Kesimpulan: MAN IC Bangka Tengah berhasil keluar sebagai juara LCC Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2026. Dengan perolehan skor tertinggi 105 poin, mereka mengungguli 8 sekolah lainnya dan berhak mewakili Bangka Belitung ke tingkat nasional di Jakarta. Kemenangan ini menjadi bukti kualitas pendidikan di MAN IC Bangka Tengah yang telah menorehkan ratusan prestasi sejak berdiri pada tahun 2015.

Tinggalkan komentar