Pemprov Jatim Siapkan Beasiswa untuk Ratusan Ribu Siswa – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui berbagai program beasiswa yang disalurkan ke ratusan ribu siswa, Pemprov Jatim berupaya menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di provinsi ini.
Target dan Jumlah Penerima Beasiswa
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Jawa Timur, jumlah penerima beasiswa terus mengalami peningkatan signifikan . Jika pada tahun 2025 target awal kuota beasiswa ditetapkan sebesar 30 ribu, angka ini kemudian melonjak menjadi 56.647, dan kini bertambah menjadi 72.841 siswa .
Ratusan ribu siswa tersebut tersebar di 1.156 lembaga dari total 2.936 lembaga swasta di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur . Program ini menjadi angin segar bagi para lulusan SMP yang tidak tertampung di sekolah negeri, sekaligus upaya nyata Pemprov Jatim dalam mewujudkan pendidikan inklusif .
Rincian Beasiswa untuk Siswa SMA/SMK Swasta
Beasiswa untuk siswa SMA dan SMK swasta diberikan dalam dua bentuk: beasiswa penuh dan potongan biaya pendidikan . Rincian kuota beasiswa tersebut adalah sebagai berikut:
| Jenis Bantuan | SMA Swasta | SMK Swasta | Total |
|---|---|---|---|
| Beasiswa Penuh | 12.650 siswa | 19.912 siswa | 32.562 siswa |
| Biaya Pendidikan Terjangkau | 11.486 siswa | 28.793 siswa | 40.279 siswa |
| Total | 24.136 siswa | 48.705 siswa | 72.841 siswa |
Selain itu, Pemprov Jatim juga menyiapkan tambahan beasiswa sebesar Rp1 juta untuk 150 siswa kurang mampu di setiap kabupaten/kota, atau total 5.700 murid di 38 kabupaten/kota . Dana ini dapat digunakan untuk membeli seragam, perlengkapan sekolah, dan keperluan pendidikan lainnya .
Beasiswa untuk Siswa dan Mahasiswa Prasejahtera
Pada tahun 2025, Pemprov Jatim melalui Perubahan APBD (P-APBD) 2025 mengalokasikan beasiswa sebesar Rp1 juta per orang untuk 48.373 siswa tingkat SMA, SMK, dan SLB di seluruh Jawa Timur . Dana ini ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima melalui Bank Jatim tanpa potongan administrasi apapun .
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud perhatian pemerintah di sektor pendidikan dan strategi untuk menekan angka kemiskinan . Ia berharap para penerima dapat menggunakan dana tersebut secara optimal untuk keperluan pendidikan .
Imbauan Penggunaan Dana Beasiswa
DPRD Jawa Timur mengingatkan para penerima beasiswa dan orang tua agar tidak menyalahgunakan dana beasiswa untuk hal-hal yang tidak bermanfaat . Kekhawatiran ini muncul mengingat adanya temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) tentang kasus bantuan sosial yang justru dipakai untuk judi online .
Puguh Wiji Pamungkas menegaskan bahwa peran guru, kepala sekolah, dan terutama orang tua sangat penting untuk memastikan penggunaan dana beasiswa tepat sasaran . Ia mengimbau agar dana tersebut digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah, buku, atau kebutuhan pendidikan lainnya, bukan untuk game online atau judi daring .
Beasiswa untuk Mahasiswa dan Mahasantri
Selain untuk siswa, Pemprov Jatim juga menyalurkan beasiswa bagi mahasiswa dan mahasantri . Program ini mencakup jenjang sarjana (S1), magister (S2), hingga doktor (S3) di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se-Jawa Timur, serta program S2 di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir .
Pada tahun 2025, Pemprov Jatim menyalurkan Bantuan Biaya Pendidikan Tinggi kepada 141 mahasiswa dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya (94 mahasiswa) dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya (47 mahasiswa) .
Komitmen Pemprov Jatim terhadap Pendidikan
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa alokasi anggaran pendidikan Jawa Timur mencapai 32,8 persen dari total APBD . Angka ini mencerminkan komitmen serius Pemprov dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) .
“Beasiswa ini bukan sekadar bantuan, tetapi investasi untuk menyiapkan generasi emas Indonesia 2045,” ujar Khofifah dalam acara penyerahan beasiswa di Islamic Center Surabaya .
Sejak 2016, program beasiswa Pemprov Jatim telah melahirkan 6.876 SDM ahli, 4.168 lulusan magister, serta 3.625 sarjana dari Universitas Al-Azhar .
Kesimpulan
Pemprov Jawa Timur menyiapkan beasiswa untuk ratusan ribu siswa melalui berbagai program yang menyasar siswa SMA/SMK swasta, siswa kurang mampu, hingga mahasiswa dan mahasantri. Dengan anggaran pendidikan yang mencapai 32,8 persen dari total APBD, Jawa Timur berkomitmen untuk terus mendukung pendidikan sebagai investasi jangka panjang dalam membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
